Menjumlahkan Nilai Kolom/Baris pada Excel

Dalam membuat tabel menggunakan Excel, bisa menggunakan berbagai macam fungsi yang sudah disediakan oleh Excelnya. Pada tulisan kali ini saya akan sharing mengenai bagaimana caranya menjumlahkan nilai dari suatu kolom/baris tertentu dengan menggunakan fungsi yang ada di Excel.

Fungsi SUM()
Fungsi yang digunakan untuk menjumlahkan nilai tersebut, yaitu dengan menggunakan fungsi SUM(). Sebagai ilustrasi penggunaan SUM, kita gunakan contoh tabel Data penjualan pada gambar berikut.

Pada tabel, ditunjukan data jumlah unit penjualan yang disimpan di kolom E4:E20 (kolom E baris 4 s/d 20). Maka untuk menghitung jumlah penjualan kita tuliskan rumus “=SUM(E4:E20)”. Bisa dilihat pada gambar di bawah berikut ini.

Fungsi SUMIF()
Bagaimana kalau kita hanya ingin menjumlahkan Merk tertentu saja, misal kita ingin tahu jumlah penjualan merk “Samsung”. Untuk kasus ini bisa menggunakan fungsi sum yg lain yaitu SUMIF(). Cara penggunaanya hampir sama tapi SUMIF menggunakan parameter tambahan lainnya, cara penulisannya yaitu: “=SUM(range,criteria,sum_range)”.
Untuk lebih jelasnya bisa dilihat dari capture berikut:


Parameter nilai [C4:C20] adalah range dari kolom yang berisi data Merk, di mana kita akan memilih kriteria salah satu dari daftar Merk yang ada di range ini.

Parameter nilai [“Samsung”] adalah kriteria yang diinginkan. Cara penulisan kriteria harus menggunakan tanda kutip (“”), jika nilainya adalah karakter.

Parameter nilai [E4:E20] adalah range dari kolom yang akan dijumlahkan nilainya.

Sedangkan pemisahan antara parameter menggunakan tanda koma (,).

Parameter "kriteria" bisa juga diisi dengan menunjuk alamat sel tertentu yang berisi nilai kriteria yang diinginkan. Jadi lebih gampang untuk ganti-ganti nilai kriterianya. Contohnya bisa dilihat dari capture berikut:


Di sini, parameter kriteria kita simpan di sel D22, dan pada penulisan rumus SUMIF()-nya, parameter kriteria bisa diarahkan ke alamat sel “D22” tadi.  Jadi kalau kita ganti nilai kriteria “Merk” di sel “D22”tersebut, maka nilai total penjualan di sel “E22” pun akan berubah sesuai dengan merk yang diketik di “D22”.


Fungsi SUMIFS()
Bagaimana jika kita akan menghitung jumlah penjualan berdasarkan kriteria dengan lebih dari 1 kondisi. Misalnya: kita ingin mengetahui berapa jumlah penjualan untuk Merk "Samsung" dan Type-nya "Galaxy J3". Untuk menangani kebutuhan ini maka kita bisa menggunakan fungsi SUMIFS().

Cara penulisan fungsi ini adalah: =SUMIFS(sum_range,criteria_range,criteria,...). 
Sum_range: Range yang berisi data yang akan dijumlahkan.
Criteria_range: adalah range yang berisi daftar dari data yang akan kita pilih kondisi/kriterianya.
Criteria: adalah parameter yang kita isi dengan nilai dari kriteria yang kita inginkan.
Untuk kriteria ke 2 dan seterusnya, tinggal kita tambahkan lagi parameter "criteria_range" ke 2 dan parameter "criteria" ke 2.

Untuk lebih jelas bagaimana penggunaan fungsi SUMIFS(), bisa dilihat pada capture berikut:



Okey. Begitu dulu cara menjumlahkan kolom dengan menggunaka fungsi SUM dan SUMIF di Excel.... Silahkan anda mencoba sendiri dan mengembangkan lagi dengan data-data yang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar